![]() |
| Turunnya Harga Minyak |
Seiring dengan perang harga antara
Amerika Serikat (AS) dan Organisasi Pengekspor Minyak (OPEC), penurunan
terbesar minyak mentah sejak tahun 2008.
Anjloknya harga minyak mengguncang pasar mulai dari
ruble Rusia hingga naira Nigeria dan mengecilkan anggaran pemerintah di
negara-negara produsen seperti Venezuela dan Ekuador. Namun turunnya harga
minyak juga telah meningkatkan cadangan minyak mentah darurat milik China dan
membantu memperkecil subsidi bahan bakar di India dan Indonesia.
"Untuk tahun ini, faktor terbesar yang
menggiring harga minyak turun adalah produksi minyak shale AS yang diikuti oleh
perang harga," kata analis komoditas di Samsung Futures Inc., Hong Sung
Ki, seperti dikutip dalam Okezone.com,
Kamis (1/1).
Minyak berjangka turun 1,4% di New York, dan
menyebabkan kerugian 46% pada 2014. Cadangan minyak mentah Amerika pada saat
ini diperkirakan naik ke level tertinggi dalam lebih dari tiga dekade. (ws/ok)


+ komentar + 1 komentar
Posting Komentar