Sejumlah saham di Amerika Serikat
(AS) turun. Data menunjukkan pertumbuhan lebih lambat di sektor jasa AS. Selain
itu, penurunan harga minyak masih membebani pasar saham.
Penurunan saham AS terbesar terjadi pada sektor energi yang
turun 1,3% karena harga minyak turun lebih lanjut, dan menimbulkan kekhawatiran
tentang pasokan. Minyak mentah AS CLc1 menetap di US$ 47,93 per barel, turun
4,2% pada hari itu.
"Ini tampaknya tentang harga minyak. Perdebatan
besar di luar sana adalah apa artinya pelambatan ini dan apakah ada perlambatan
ekonomi global ini besar," kata kepala investasi North Star Investment
Management Corp, Eric Kuby, seperti dikutip dalam Okezone.com, Rabu (7/1).
Menurut catatan BATS Global Markets, sebanyak 8,3
miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di atas rata-rata 5,5 miliar selama
lima sesi terakhir. (ws/ok)


Posting Komentar